Sejumlah Cafe dan Tempat Hiburan Malam di Cepi Watu Diduga Ilegal

1512

BIDIKNEWS.id, Manggarai Timur – Sejumlah Cafe dan tempat hiburan malam di seputaran Cepi Watu, Desa Nanga Labang, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) NTT diduga ilegal. Meskipun demikian, Cafe dan tempat hiburan malam tersebut tetap beroperasi tanpa beban. Padahal, usaha tersebut sangat mengganggu kenyamanan warga dan tidak berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Matim.

DB (46), Salah satu warga Cepi Watu, kepada Bidik News, Kamis (8/10/2020) mengatakan bahwa masyarakat yang dekat dengan tempat hiburan, sangat merasa tidak nyaman karena suara musik yang tidak beraturan dari larut malam hingga pagi.

“Suara musik dengan volume tinggi dan tidak beraturan hingga pagi, sangat mengganggu kenyamanan kami,” ungkapnya.

Advertise

Baca Juga

Para ladies, jelas DB, ingin bergaul dengan masyarakat sekitar, namun pembawaannya kurang begitu sopan. “Cara berpakayan mereka yang kurang sopan apalagi di lingkungan kami ini banyak anak-anak. Bisa saja membawa dampak buruk bagi perkembangan anak-anak di lingkungan kami,” tambahnya.

Dia berharap, adanya penertiban dari Aparat Kepolisian mengingat situasi negara yang sedang dilanda coVid-19 apalagi adanya aturan untuk menghindari keramaian dan kerumunan.

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kabupaten Manggarai Timur, Abubakar, saat dikonfirmasi Bidik News membenarkan jika usaha cafe dan tempat hiburan malam di Cepi Watu tersebut belum mengantongi Izin usaha.

Menurut Abubakar, hanya satu Cafe yang memiliki izin lingkungan. Namun belum sampai ke izinan usaha.

“Cafe D’lobi hanya memiliki izin lingkungan. Izin usahanya belum. Sementara yang lain, belum sama sekali,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, pihaknya sudah melakukan pelayanan langsung perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik/ Online Single Submission (OSS) di Kecamatan Borong belum lama ini.

Dengan begitu, jelas Abubakar, para pelaku usaha dapat mendaftar Nomor Induk Berusaha (NIB) dan pengajuan izin usaha melalui aplikasi OSS tersebut.

“Namun khusus usaha cafe dan tempat hiburan, persyaratan yang paling penting adalah ijin amdal, tata ruang dan persetujuan dari masyarakat sekitar,” tutupnya.

Laporan: Biro NTT _ Nardi Jaya, S.Pd
Editor    : Redaktur Bidik News