Selamatkan Generasi Bangsa Melalui Sulawesi Selatan Tangguh Bersinar

68

MAKASSAR, Bidiknews.id – Polisi Daerah Sulawesi Selatan ( POLDA SUL-SEL) menggelar acara Deklarasi Pencanangan Desa Tangguh-Bersinar, Lorong Wisata Bersinar, Gerakan Menantu Bersinar, Serta Konseling Pra Nikah menuju Indonesia Pulih Lebih Cepat Bangkit Lebih Kuat di Hotel Claro, Rabu 31 Agustus 2022, Jl. A. P. Pettarani, Kec. Rappocini, Kota Makassar.

Kegiatan Pencanangan Desa Tangguh Bersinar ini turut dihadiri langsung oleh Kepala BNN RI, Komjen Pol Dr Petrus Reinhard Golose, didampingi oleh Kapolda Sulsel Irjen Pol Nana Sudjana, AS., M.M., Pangdam XIV Hasanuddin Mayor Jenderal TNI Andi Muhammad Bau Sawa Mappanyukki, S.H., M.H. Ketua DPRD Provinsi Sulsel Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., dan para unsur Forkopimda Se Sulawesi selatan.

Irjend Pol Drs. Nana Sudjana, M.M Kapolda Sulsel dalam sambutannya mengatakan bahwa dalam rangka pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan peredaran Narkotika butuh kerjasama Seluruh elemen masyarakat maupun pemerintahan.

Dok.Deklarasi Pencanangan Sulawesi Tangguh Bersinar 
Advertise

Adapun hasil pengungkapan kasus Tipidnarkoba Polda Sulsel tahun 2021 Laporan Polisi Sebanyak 1.942, barang bukti yang berhasil di amankan polisi yaitu ganja 4,1 Kg, shabu 85,21 Kg, Ekstasi 39.222 Butir, obat daftar G 43.652 Butir dan Sintesis 2,53 Kg.

Olehnya itu, Dalam konteks hukum dirinya bertanggung jawab selaku Nakhoda Sulawesi Selatan, tentunya ini sangat berat dengan tantangan seperti radikalisme, demokrasi, tahapan pemilu yang menjadi PR. Kegiatan narkotika yang cukup masif di Sulawesi Selatan.

Kami selaku lending sektor bersama BNN RI Provinsi Sulawesi Selatan tanpa ada bantuan dari Forkompinda kami tidak bisa berbuat banyak.

“Polri bersama BNN yang didukung oleh TNI, Kementrian atau lembaga, pemerintah daerah, masyarakat serta insan pers seluruh media untuk ikut berperan aktif dalam upaya P4GN mewujudkan Indonesia bersinar (Bersih Narkoba), khusus kepada anggota Polri Polda Sulsel saya perintahkan untuk terus mendukung dan bersinergi dengan semua stakeholder dalam upaya berantas narkoba sampai ke pelosok desa”, Ucapnya.

“Penyalahgunaan dan peredaran Gelap Narkotika merupakan bahaya yang harus ditangani secara dini dengan melibatkan seluruh potensi yang ada, baik oleh pemerintah, masyarakat, LSM dan pihak-pihak yang terkait kasus tindak pidana penyalahgunaan narkotika”, Harapnya.

Dok. Kepala BNN RI, Komjen Pol Dr Petrus Reinhard Golose

Sementara Kepala BNN RI, Komjen Pol Dr Petrus Reinhard Golose mengatakan, Berdasarkan hasil penelitian BNN RI tahun 2021 bersama BRIN dan BPS diketahui bahwa terjadi peningkatan angka prevalensi penyalahgunaan narkoba dari 1,8% pada tahun 2019 menjadi 1,95% pada tahun 2021. Peningkatan keterpaparan narkoba menurut survei tersebut terutama terjadi di daerah pedesaan pada rentang usia 15-24 tahun dan 50-60 tahun.

“BNN RI dengan pendekatan soft power melakukan beberapa langkah strategis guna mengatasi permasalahan tersebut. Langkah soft power BNN salah satunya dilakukan pada bidang pencegahan dengan memperkuat ketahanan desa terhadap ancaman bahaya penyalahgunaan narkoba melalui pencanangan Desa – Kelurahan Tangguh Bersinar di Sulawesi Selatan”, Ucapnya Rabu (31/08/2022).

Pencanangan desa tangguh bersinar ini merupakan wujud kongkret Pemerintah Daerah Sulawesi Selatan atas sinergi dan kolaborasi dalam implementasi Inpres Nomor 2 Tahun 2020.

“Yang kita lakukan ini atas dukungan Polda dan Kodam bersama-sama dengan Pemerintah Daerah. Kerja sama ini sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2020 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) yang mana seluruh Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah diminta turut berkontribusi dalam upaya P4GN tersebut”, Ungkapnya.

Komjen Pol Dr Petrus Reinhard menambahkan bahwa program tersebut merupakan hasil kerja sama antara BNN, khususnya BNN Provinsi Sulawesi Selatan dengan Pemerintah Daerah baik Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan maupun Pemerintah Kota Makassar, Polda Sulawesi Selatan, dan para pemangku kepentingan lainnya di wilayah tersebut.

“Kita akan tunjukkan kepada dunia kita serius perang melawan narkoba, terima kasih kepada sulsel, khususnya Kapolda Sulsel teman akrab saya, terima kasih atas terobosan-terobosan yang ada di Sulsel, saya sangat mengapresiasi” ucap Kepala BNN RI Dr. Petrus Reinhard Golose.

Sementara dikonfirmasi Ketua Yayasan Aksi Peduli Kemanusiaan (Y-APK) Jufri Tutu mengatakan bahwa dengan adanya Pencanangan Desa Tangguh- Bersinar, Lorong Wisata Bersinar, Gerakan Menantu Bersinar, Serta Konseling Pra Nikah menuju Indonesia Pulih Lebih Cepat Bangkit Lebih Kuat bisa mengurangi dampak penyebaran Narkotika di Sulawesi Selatan.

“Sulawesi Selatan ini termasuk darurat narkoba, untuk itu sangat penting kerjasama Seluruh stakeholder dalam memerangi bahaya Narkoba.

Kami selaku penggiat narkoba turut serta mencegah terjadinya peredaran Narkotika di Sulawesi Selatan.

“ya, kami melakukan kegiatan seminar tentang bahaya Narkoba.” Ucap Jufri Tutu

Editor : Kamzart