SMA Buq’atun Mubarakah Darul Aman Siap Jadi Pelopor Sekolah Anti Bullying di Sulsel

69

BIDIKNEWS.id, Makassar - SMA Buq'atun Mubarakah, Pondok Pesantren Darul Aman Gombara menjadi salah satu sekolah swasta dari 6 sekolah swasta di Sulsel yang terpilih untuk mengadakan Program Roots atau Palatihan Pencegahan Perundungan yang diikuti oleh 30 agen perubahan sekolah.

Kegiatan ini di selenggarakan oleh Kemendikbudristek bekerjasama dengan UNICEF Indonesia dan beberapa mitra, program pencegahan perundungan dan kekerasan berbasis sekolah.

Roots sendiri merupakan model intervensi berdasarkan bukti ilmiah yang telah dikembangkan untuk mencegah perundungan di sekolah dengan melibatkan siswa sebagai agen perubahan untuk membantu menciptakan iklim yang positif di sekolah.

Masa pelatihan kurang lebih dua bulan, ke 30 siswa agen perubahan telah menerima materi roots dan agenda puncaknya pada kegiatan yang disebut Roots Day yang rangkaikan dengan agenda Deklarasi Sekolah Anti Bullying di SMAS Buq'atun Mubarakah Pondok Pesantren Darul Aman Gombara pada Sabtu, 6/11/2021.

Dalam Acara Puncak Roots, SMA Buq'atun Mubarakah dihadiri oleh Pengawas SMA Buq'atun Mubarakah, Drs. Massi, M.Pd, perwakilan dari Kamtibmas Bapak Fitrah, Kepala Sekolah SMA Buq'atun Mubarakah, Drs. Mashuri, M.Pd, Direktur Pondok Pesantren Darul Aman Gombara, H. M Yusuf Mantasya, Lc serta Ketua Yayasan Buq'atun Mubarakah, HM Iqbal Djalil, Lc.

Dalam sambutannya, Kepala Sekolah SMA Buq'atun Mubarakah mengucapkan selamat dan rasa syukur atas terselenggaranya agenda Roots day.

"Saya bersyukur kegiatan roots day ini berlangsung dengan lancar dan saya mengucapkan terima kasih kepada fasilatator guru yang telah mendampingi siswa agen perubahan selama ini." Ujar Mashuri.

Drs. Massi, M.Pd. Pengawas SMA Buq'atun Mubarakah, menyampaikan rasa bangganya terhadap sekolah binaannya yang ikut terpilih menjadi Sekolah Penggerak dan mengikuti Program ini.

"Saya bangga sebagai pembina SMA Buq'atun Mubarakah dan saya ucapkan selamat kepada siswa yang mengikuti pelatihan ini, semoga bisa mengaplikasikan ilmu yang telah didapatkan dalam dalam program positif ini".

Kamtibmas lingkungan Kelurahan Pai juga berbagi keprihatinannya terhadap pergaulan dan perundungan diluar.

"Kalian semua harus bersyukur dan bersabar berada di Pesantren, kehidupan anak remaja sekarang diluar sana sangat memprihatinkan. Pergaulan bebas, pacaran, kekerasan bentuk tawuran, ini hal biasa ditemukan bahkan aib yang tidak enak kita sampaikan". Tutup Fitrah.

Laporan : Abu Shaheen
Editor : Redaktur Bidik News