Soal Laporan Ijazah Kepala Desa Kayang, ini Tanggapan Pihak terkait

303

Alor, bidiknews.net – Taslim Apah, yang juga Kepala Desa terpilih di Kayang, beberapa waktu lalu dilaporkan ke Polres Alor terkait Ijazah yang diduga palsu oleh rival pokitiknya. Laporan tertanggal 17 Desember itu telah ditangani oleh Polres Alor dengan adanya pemeriksaan terhadap beberapa orang terkait masalah tersebut.

Kasat Reskrim Polres Alor, IPTU Yohanis Wila Mira, S. Sos menyebutkan, pihaknya telah melakukan penyelidikan dan mengeluarkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) dan dalam waktu dekat akan diadakan gelar perkara dengan memanggil Dinas Pendidikan dan pihak terkait pelaporan tersebut.

Amiruddin Leky, Pelapor Ijazah Taslim Apah mengaku sebelum Masalah ini dibawa ke ranah hukum, pihaknya telah menyurati Dinas Pendidikan sebagai Instansi terkait Ijazah, namun karena merasa jawaban Dinas Pendidikan tidak sesuai dengan permintaannya, sehingga pelapor melanjutkannya ke ranah kepolisian.

Advertise

Baca Juga

Sebagaimana keterangan pelapor, beliau menyurati Dinas Pendidikan terkait temuannya pada Ijazah Taslim Apah, menurut beliau, terdapat beberapa unsur yang dianggap berbeda dengan Ijazah lainnya yang dijadikan pembanding. Sedikitnya ada 3 unsur menurut Pelapor yang ganjil dari Ijazah Taslim Apah, diantaranya;

1. Jenis tulisannya berbeda dengan Ijazah teman seangkatan Taslim Apah, yang juga dikeluarkan pada tahun yang sama,
2. Nomor seri Ijazah dan nonor induk siswa dianggap tidak sesuai dengan Abjad nama Taslim Apah, serta
3. Stample yang menurut Pelapor diameternya sedikit lebih kecil dari Ijazah pembanding lainnya, dan
4. Di Ijazah pembandinh terdapat sidik jari dan tanda tangan, sedangkan Ijazah Taslim tidak ada.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Alor, Alberth N. Ouwpoly, S. Pd., M. Si saat dikonfirmasi media ini pada Rabu, 05/02/2020 mengaku telah melakukan kajian terhadap Ijazah Taslim Apah dan dinyatakan Asli, serta mengeluarkan rekomendasi kepada Bupati Alor dan semua instansi terkait perihal Ijazah Taslim Apah.

“Kami sudah teliti semua, sudah cari tau di kupang, sekretaris sendiri pergi di Kupang, disana dinyatakan benar, buku leges semua benar, ada nama Taslim Apah, karna sekolah itu (ST Parama Cita Kalabahi_red) itu tititpan. Sekolah aslinya di Kupang. Maka kita bentuk tim untuk cari tau itu dan benar”. Tutur Abe, sapaan Kadis Pendidikan.

Terkait poin poin yang menurut pelapor ganjil dalam Ijazah, Kadis Pendidikan mengaku, jik Penulis Ijazah itu tidak mesti 1 orang dan tidak berpengaruh pada keaslian Ijazah, terkait Nomor Induk dan seri Ijazah, beliau mengatakan tidak ada hubungannya dengan Abjad nama serta soal diameter stemple, beliau mengaku tidak benar sepeti yang dituduhkan.

Kadis Pendidikan juga mengakui jika berteman baik dengan Pelapor, bahkan kedekatannya emosianalnya lebih dari teman biasa, namun karena profesionalisme dalam menjalankan tugas, beliau nyatakan Ijazah Taslim Apah Asli.

“Padahal bisa saja saya bilang Ijazah Taslim itu palsu. Karna saya dekat sekali dengan Bapak Amir. Saya pernah nginap di dia pu rumah dan bahkan kita sangat dekat tapi ini tugas negara, jadi kita harus katakan yang benar”. Tutup Abe.

Laporan : Biro Alor _ Arif
Editor : Redaktur Bidik News