Terbunuh Saat Tawuran, Mahasiswa HKBP Nomensen Dituntut 12 Tahun Penjara

12

BIDIKNEWS.id, Medan – Eka Putra Pardede, Mahasiswa Fakultas Teknik Elektro Universitas HKBP Nomensen Medan, ketika diadili Di PN Medan, pada Kamis, 8/10/2020, Eka dituntut 12 tahun penjara karena terbukti membunuh Rojer Siahaan dengan menggunakan pisau.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Fauzan Arif Nasution dalam nota tuntutannya menilai, terdakwa Eka Putra Pardede alias Eka terbukti melanggar Pasal 338 KUHP juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Terdakwa yang dihadirkan ke persidangan hanya terdiam tanpa kata. Selanjutnya, majelis hakim yang diketuai oleh Martua Sagala menunda persidangan hingga pekan depan dengan agenda pembelaan (Pledoi).

Advertise

Baca Juga

Dalam dakwaan JPU, perkara bermula pada November 2019 saat diadakan pertandingan Futsal antar Teknik Sipil Nomensen dengan Universitas Negeri Medan (Unimed).

Usai pertandingan futsal, salah seorang mahasiswa Unimed yang ikut bertanding dipukuli oleh beberapa orang mahasiswa Universitas HKBP Nomensen Medan Fakultas Pertanian.

Atas kejadian tersebut pada hari Jumat 22 November 2019 sekira pukul 13:00, mahasiswa Universitas HKBP Nomensen Fakultas Pertanian dan Fakultas Teknik Elektro melakukan mediasi di taman samping lapangan voli Universitas HKBP Nomensen.

Setelah mediasi selesai dilakukan, salah seorang mahasiswa Fakultas Pertanian memaki serta melempari batu ke arah mahasiswa Fakultas Teknik Elektro sehingga terdakwa beserta mahasiswa Fakultas Teknik Elektro lainnya berlari ke arah luar gerbang parkiran sepeda motor untuk mengambil helm.

Setelah itu, terdakwa bersama-sama dengan beberapa orang mahasiswa Fakultas Teknik Elektro lainnya berkumpul di depan Kompleks Jati Junction Jl. Perintis Kemerdekaan Kota Medan dan kemudian terjadi tawuran.

Saat itu, korban berada di parkiran Fakultas Kedokteran, dan langsung dipukuli menggunakan balok kayu, tongkat besi oleh beberapa rekan Terdakwah, korban Rojer Siahaan juga ditusuk menggunakan pisau hingga tersungkur. (*)

Editor : Redaktur Bidik News