Terkait Persoalan Aparatur Desa di Pantar Barat Laut. Ini tanggapan Camat Arianus Waang

268

Alor, bidiknews.net – Arianus Waang, SH menegaskan akan sidak ke semua desa yang berada di Kecamatan Pantar Barat Laut (PBL) terkait fungsional aparatur desa serta sarana dan prasarana desa yang lebih kurang sepuluh tahun terakhir tidak difungsikan dengan baik.

Hal ini disampaikan langsung saat kunjungan media ini ke Kantor Kecamatan Pantar Barat Laut, di Marica Desa Kayang pada Selasa, 28/01/2019
“Kami dalam waktu dekat, akan berkoordinasi dengan para kepala Desa jika sudah rampung semua aparatur desanya dan sudah di SK-kan kami akan turun dan periksa”, tegasnya.

Ditanya lebih lanjut soal beberapa Desa di Pantar Barat Laut yang belum ada kejelasan soal Aparatur desa, camat mengakui telah membawa 6 Kepala desa di PBL untuk bertemu Kepala Dinas PMD Kabupaten Alor guna membereskan semua permasalahan tentang aparatur desa di PBL tersebut.

Advertise

Baca Juga

“Saya sudah bawa 6 kepala Desa bertemu kepala Dinas PMD Alor, dan mereka sudah mendengar langsung arahannya tentang tupoksi dan wewenang mereka masing masing”.

Diketahui, ada beberapa desa di Pantar Barat Laut yang sampai saat ini berpolemik pada aparatur desanya.
Menurut camat PBL, ada 2 permasalahan utama di PBL soal aparatur desa, begini tuturannya;

“Ada desa, yang kepala desanya saat calon, telah menunjuk semua aparatur lama untuk melanjutkan jabatannya jika ia memeimpin, pada akhirnya belia berhasil, ia tunaikan janjinya, ada juga desa, yang menggantikan semua jabatan aparatur lama kepada orang orang baru karna menganggap saat pencalonan mereka bersebrangan dengannya”, tandas camat.

Lebih lanjut, camat berjanji, dalam waktu dekat akan membenahi semua kepala desa terkait adminitrasi desa dan perangkat desa yang bermasalah, beliau juga mengaku telah berkoordinasi dengan beberapa desa soal aparatur desa dan mengarahkan untuk berpedoman pada Permendagri dan Perda Nomor 3 Tahun 2018 tentang Aparatur Desa.

“Saya sudah berkoordinasi dengan beberapa kepala desa untuk mengikuti Perda Nomor 3 Tahun 2018 tentang sistematika pemeilihan Aparatur desa” tutupnya.

Redaksi Bidik News