Terpental 100 Meter, Warga Kertosono Tewas di Tempat Dihantam Kereta Api

60

Bidiknews.id, Kediri – Jalur perlintasan Kereta Api tanpa palang pintu di Desa Janti Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri memakan korban. Kali ini seorang pengendara motor meregang nyawa, setelah kendaraannya dihantam Kereta Api Matarmaja, Rabu 11 Desember 2020.

Pengendara motor, Dodik Agung Setiawan (33) asal Desa Kepuh, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk meninggal dunia di tempat. Jasad korban kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Kediri.

Informasi yang dihimpun Bidiknews.id, dari lokasi kejadian menyebut, kecelakaan terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. Saat itu, korban yang mengendarai Honda Beat bernomor polisi AG 2023 UL hendak menuju Papar arah Dawuhan. Saat melintas di dekat rel, tiba-tiba datang kereta api dan menghantam kendaraan korban.

Warga sekitar yang mengetahui kecelakan tersebut langsung membantu dan menyelamatkan barang-barang korban. Mereka juga ikut mengangkat jasad ke ambulans dan kendaraan korban ke kendaraan dinas polisi. Sementara warga yang lain menyemut dan ada yang berusaha membuka tutup tubuh korban. Mereka ingin tahu, apakah orang yang dihantam kereta api tersebut masih keluarganya. Beberapa saat kemudian, anggota laka lantas dari Satlantas Polresta Kediri tiba di lokasi kejadian.

Sepeda Motor korban yang dihantam kereta api

Kanit Laka Satlantas Polres Kediri Ipda Aris Wigiarto mengatakan, korban dari arah Papar melintas ke arah Dawuhan. Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), karena tidak ada palang pintu, pengendara motor tersebut menyelonong tanpa menoleh ke kanan atau ke kiri.

Bersamaan itu pula, datang Kereta Api Matarmaja jurusan Malang-Pasar Senin Jakarta. Korban yang tidak sempat menghindar dihantam kereta api hingga terpental sekitar 100 meter. Korban jatuh dari sepeda motornya. Korban tersungkur di sisi rel, jatuh tak bergerak di sisi rel. Sedangkan sepeda motor yang dikendarainya remuk.

Korban luka parah dan menghembuskan nafas terakhirnya di lokasi kejadian.

“Korban adalah warga Desa Kepuh Kertosono. Tidak tolah-toleh langsung nyeberang. Ya, dihantam kereta,” terang Aris dilansir Radio Andika FM, Kamis 12 November 2020.

Laporan: Biro Jatim_Kusno

Editor: Ahmad Rusli