Terpilih Jadi Presiden Amerika Serikat ke 46, Ini Janji Joe Biden kepada Ummat Islam

94

BIDIKNEWS.id, Amerika Serikat – Amerika Serikat baru saja menggelar pemilihan umum Presiden 2020 pada Selasa 3 November 2020 lalu. Hasilnya pun, kini telah diketahui rakyat Amerika dan seluruh dunia. Tahun ini, Joe Biden berhasil memenangkan pemilihan dengan perolehan 290 suara elektoral. Biden berhasil mengalahkan petahana Donald Trump. Trump hanya mampu meraih 214 suara elektoral.

Biden resmi menjadi Presiden Amerika Serikat ke-46. Sekaligus menjadi Presiden yang tertua di usia 78 tahun saat dilantik nanti pada tanggal 20 Januari 2021 mendatang.

Sejumlah janji kampanye dilontarkan Biden. Salah satunya, Joe Biden berjanji akan memenuhi kebutuhan dan konsern terhadap kekhawatiran komunitas Muslim Amerika. Ia pun sempat mengutip hadis Nabi Muhammad SAW dalam sebuah pertemuan yang dilakukan secara daring.

Dilansir dari sindonews.com, dalam acara online yang dipandu oleh Emgage Action, Biden memuji Islam dan mengatakan Islam adalah salah satu agama terbaik. Ia juga memberikan komentar setelah dia disurati oleh beberapa pemimpin Muslim Amerika untuk menjadi Presiden. Dia berharap bahwa Islam yang lebih umum disebarkan di sekolah-sekolah seperti yang dikatakan Biden kepada hadirin dari jutaan konstituen Muslim.

Joe Biden berjanji akan mengisi jajaran stafnya dari kaum muslim jika terpilih. Biden juga mengutip hadis Nabi Muhammad SAW tentang melawan kemungkaran.

Video pernyataan Biden itu diunggah dalam akun YouTube surat kabar AS, The Hill, pada Selasa 21 Juli 2020 lalu. Biden berjanji, jika terpilih dan berkantor di Kantor Oval Gedung Putih, dia akan menandatangani undang-undang kejahatan rasial dan menunjuk staf muslim.

“Saya ingin bekerja dalam kemitraan dengan Anda untuk memastikan suara Anda termasuk dalam proses pengambilan keputusan saat kami bekerja untuk membangun kembali bangsa kita,” kata Biden dalam acara virtual yang diselenggarakan oleh Emgage Action, sebuah komunitas muslim (Political Action Committee/PAC) yang terbesar di AS.

Acara bertajuk KTT Million Muslim Vote ini diselenggarakan sebagai bagian dari kampanye untuk meminta 1 juta pemilih muslim memberikan suara mereka dalam pemilihan presiden 2020. Emgage Action mendukung Biden pada bulan April setelah Senator Bernie Sanders, pendukung asli kelompok tersebut mengakhiri kampanyenya.

Biden menegaskan suara politik kaum muslim adalah suara mereka. Baginya, suara muslim Amerika penting.

“Suara pilihan Anda adalah suara Anda, suara Anda adalah suara pilihan Anda,” ujar Biden dikutip dari detik.com.

“Saya berharap kita diajari lebih banyak di sekolah-sekolah kita tentang iman Islam. Saya harap kita bisa berbicara mengenai semua agama, agama dengan pengakuan yang besar,” ungkap Biden dalam pertemuan para pemilih muslim AS itu.

Biden dilahirkan di Scranton, Pennsylvania, dari keluarga Joseph R. Biden, Sr. dan Catherine Eugenia Finnegan. Ia anak sulung dari 4 bersaudara dan dibesarkan dengan agama Katolik Roma. Keluarga ini pindah ke Delaware ketika Joe Biden berusia 10 tahun. Pada 1961, ia lulus dari Archmere Academy di Claymont, dan pada 1965 dari University of Delaware di Newark. Ia kemudian meneruskan pendidikan ke Syracuse University College of Law, lulus pada 1968.

Pada 1966 ia menikahi Neilia Hunter. Mereka dikaruniai 3 anak, Joseph R. III (Beau), Robert Hunter, dan Naomi. Istri dan anaknya yang masih bayi tewas dalam sebuah kecelakaan mobil tidak lama setelah ia terpilih menjadi senator pada 1972. Kedua anak laki-lakinya juga menderita luka berat dalam kejadian tersebut. Pada 1977, Biden menikah dengan Jill Tracy Jacobs. Mereka dikaruniai satu anak, Ashley. (Sin-Det)

Editor: Ahmad Rusli