Tidak Terima Kena Tilang, Sopir Truk Tersangkut ITE

52

BIDIKNEWS.id, Sidoarjo - Polresta Sidoarjo mengamankan pemilik akun Facebook Joko Umbaran Unyil. Joko dianggap telah sebarkan ujaran kebencian. Hal tersebut, berawal ketika Joko tidak terima ditilang yang diduga melanggar tata cara dan kapasitas muatan.

Kejadian berawal saat Satuan Patroli Jalan Raya (Sat PJR) Ditlantas Polda Jawa Timur melakukan penindakan pelanggaran lalu lintas di Tol terhadap sopir dengan muatan ayam.

Adalah Joko Ristiawan beserta rekannya, dikabarkan berusaha menyuap pelapor dan saksi dengan menyelipkan uang di buku KIR, namun yang bersangkutan tidak mau menerimanya dan tetap melakukan tindakan penilangan.

Mengetahui hal tersebut, Joko waktu itu mengambil foto dan video pelapor serta saksi, kemudian mengupload di Media Sosial Facebook miliknya dengan akun Facebook "Joko Umbaran Unyil".

Ini narasinya; "Pengemis berseragam...km759...ASU gak mau tanda tangan surat" dilempar ke tanah bilang dengan cari-cari kesalahan dengan alasan bak ketinggian pulak DLLAJ saja tidak mempermasalahkan tentang bak lo memang di permasalahkan kenapa kok bisa KIR dan bisa jalan. Kalau gak tau masalah tidak mengerti tidak usah komen".

Setelah tersangka memposting tersebut, pelapor mendapatkan info di grub WhatsApp PJR Jatim II. Dengan kejadian tersebut diduga saudara Joko Ristiawan telah melakukan dugaan tindak pidana dan menyebarkan informasi yang menimbulkan rasa kebencian.

Setelah mendapatkan informasi Tim Patroli Siber Polresta Sidoarjo menemukan postingan itu. Setelah dilakukan pelacakan melalui profil yang ada di dalam akun Facebook tersebut, pelaku dapat diidentifikasi,
"Hasil identifikasi kami, pelaku atas nama Joko Ristiawan (32), beralamat Kota Semarang." jelas Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji, Senin (09/11/2020).

Tersangka diamankan di Gresik saat mengantar ayam dari Jawa Tengah ke Jawa Timur.

Selanjutnya ada barang bukti yang dapat disita dari saksi Imam Machmudi berupa 1 (satu) buah flashdisk yang berupa 3 (tiga) file Screenshot postingan akun Facebook atas nama Joko Umbaran Unyil, 3 (tiga) lembar print out postingan dan 1 (satu) bundel tilangan dengan Barang Bukti SIM milik Joko Ristiawan.

Adapun barang bukti yang disita dari tersangka Joko Ristiawan berupa 1 (satu) buah CD berisi file Ekstract akun Facebook atas nama Joko Umbaran Unyil dan 1 (satu) buah handphone merk Oppo A3S warna ungu.

Dengan begitu tersangka diamankan akibat postingannya. Pasal yang disangkakan terhadap tersangka Joko Ristiawan tersebut diatas telah diduga keras melakukan tindak pidana.

Pidana dimaksud adalah setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras dan antar golongan (SARA) sebagaimana dimaksud dalam pasal 45A ayat (2) UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE. Dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara atau denda 1 M.

Laporan : Biro Jatim _ Kusno-Andre
Editor : Redaktur Bidik News