Tinjau Lokasi Longsor di Wae Laku, Wabup Matim: Saya Sangat Prihatin

87

BIDIKNEWS.id, Manggarai Timur– Wakil Bupati Manggarai Timur, Jaghur Stefanus, melakukan peninjauan lokasi longsor yang terjadi di Bendung Wae Laku, Desa Compang Kantar, Kecamatan Borong. Diketahui, Longsor terjadi akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Manggarai Timur beberapa waktu lalu.

Bendung Wae Laku merupakan salah satu bendung terbesar di Matim yang merupakan Daerah Irigasi kewenangan pusat dengan Sub DI Wae Dingin dan dibangun pada tahun 2017. Bangunan utama Bendung Wae Laku terdapat di desa Compang Kantar Kecamatan Ranamese dan salurannya mengalir serta mengairi areal persawahan Desa Bangka Kantar, Desa Golo Kantar dan Desa Nanga Labang yang ketiganya ada di Kecamatan Borong.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup Stefanus menyampaikan keresahan dan keprihatinannya terkait longsor yang terjadi.

“Saya turut prihatin dengan kondisi ini. Tentu sangat menyulitkan masyarakat kita terutama yang mengandalkan irigasi Wae Laku untuk pertanian dan kebutuhan rumah tangga sehari-hari,” kata Jaghur, Senin (22/3/2021).

Wakil Bupati juga mengapresiasi langkah taktis yang diambil oleh BPBD Matim dalam hal koordinasi dengan Dinas PUPR untuk mengatasi longsor yang terjadi.

Ia menyampaikan terima kasih kepada rekan-rekan dari BPBD dan Dinas PUPR yang sudah bergerak cepat turun ke lokasi, mengambil langkah-langkah taktis untuk penanganan bencana longsor.

“Kita akan tetap berkoordinasi dengan propinsi untuk penanganan lebih lanjut. Saya harap masyarakat juga ikut aktif membantu teman-teman dari Dinas supaya masalah ini cepat teratasi,” imbuhnya.

Senada, Kadis PUPR, Yoseph Marto, mengungkapkan bahwa Dinas PU dan BPBD sudah melakukan langkah-langkah teknis untuk penanganan awal bencana longsor ini, seperti membersihkan saluraan utama dari material batu dan pasir.

“Kita tetap berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II (BWS NT II), untuk penangan lebih lanjut. Kerusakan yang terjadi cukup besar dan ini membutuhkan biaya yang tidak sedikit juga, untuk itu Pemda akan tetap membangun komunikasi dan koordinasi ke BWS NT II yang ada di Kupang,” ungkap Marto.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kapolres Manggarai Timur, AKBP Nugroho Arie Siswanto, Plt. Kepala BPBD, Mikel Jaur, Kepala Dinas Pol PP dan sejumlah staf teknis dari Bidang SDA dan Bina Marga Dinas PUPR.

 

Laporan: Nardi Jaya