Viral, Warga Alor Berdebat Dengan Bupati Amon Djobo, Ini Faktanya!

1585
Tangkapan layar video, Salah satu warga Kelurahan Welai Barat, Kecamatan Teluk Mutiara (kanan/baju merah) berdebat dengan Bupati Alor Amon Djobo (kiri/baju dinas) soal penanganan kerusakan jalan dan jembatan.

BIDIKNEWS.id, Alor - Lambannya penanganan kerusakan jalan dan jembatan di sejumlah titik wilayah Kabupaten Alor, warga mulai geram. Salah satunya di wilayah Kelurahan Welai Barat, Kecamatan Teluk Mutiara, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur. Salah satu warga berdebat dengan Bupati Alor, Drs. Amon Djobo, Selasa (22/2/2022).

Perdebatan itu terjadi di jalur Kalabahi-Moru tepatnya di ruas jalan Welai-Ruilak. Bupati Alor, Amon Djobo saat itu berada di lokasi mendapati adanya penutupan sebagai jalan oleh warga setempat yang membuat orang nomor satu di Kabupaten Alor itu harus turun jalan mengajak warga di lokasi tersebut untuk membuka penutupan jalan tersebut.

Namun, dalam tayangan sebuah video yang diterima Bidik News siang tadi, salah satu warga Kelurahan Welai Barat yang belum diketahui pasti identitasnya mempertanyakan kerusakan jalan maupun jembatan yang belum ditangani secara serius oleh pemerintah kepada Bupati Alor.

"Sudah 5 kali omong ini. Saya bilang saya tidak mau, saya tidak mau (buka jalan). Sudah 5 kali bohong kami. Kalau dari pemerintah punya tanggapi tu kalau bencana itu bukan dari pemerintah, omong. Supaya kami masyarakat swadaya untuk kami kerja sendiri. Makanya Bapak punya pemimpin yang di Lurah (Kelurahan Welai Barat) tidak pernah turun lokasi (bencana) untuk cek lokasi (bencana), makanya keterlambatan (penanganan) kami palang ini jalan," geram warga itu.

"Saya buka (jalan), kasih kami waktu jam berapa eksa (Eksavator) tiba. Kasih (beri) kami waktu jam berapa eksa (Eksavator) datang. Saya tidak main-main," tegasnya.

Tangkapan layar video Kondisi jembatan kecil (deker) di Ruilak Maliefana, Kelurahan Welai Barat, Kecamatan Teluk Mutiara, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur.

Bupati Alor Drs Amon Djobo kemudian dengan gaya kepemimpinannya yang lembut mengajak warga itu untuk membuka jalan yang ditutup.

"Sebentar baru Bapak datang baru Bapak yang omong. Itu yang siapa yang bohong. Barang (kerusakan jalan dan jembatan) ini nanti kita urus, belum ada (dana) na kita mau omong bagaimana? Sedikit lagi alat (Eksavator) sudah datang, normalisasi. Bapak yang salah jadi sudah, tapi buka sebagian saja e...," ajak Bupati Amon.

Informasi yang dihimpun Bidik News, kegeraman warga Welai Barat bermula saat jalan dan jembatan yang rusak maupun putus akibat Bencana Hujan Deras dan Banjir Bandang tidak serius ditangani oleh Pemerintah Daerah, Provinsi maupun Pusat.

Terpaksa, Pemuda dan Masyarakat Ruilak Maliefana, Kelurahan Welai Barat kemudian melakukan kegiatan pembuatan jembatan darurat akibat jembatan kecil (Deker) putus. Aktivitas angkutan roda empat (mobil) dari dan ke Kalabahi-Moru diperkirakan mogok total. Warga minta sesegera mungkin pembuatan jembatan mini di kali jembatan kecil (Deker) tersebut.

Selengkapnya bisa saksikan video ini;

Video: VIRAL, WARGA ALOR BERDEBAT DENGAN BUPATI AMON DJOBO, INI FAKTANYA!

https://youtu.be/JHayn8JdNaU

Laporan/Editor: Markus Kari