Warga Sudiang Keluhkan Pemasangan Portal Permanen di BTN Sao Sarana Indah

18

BIDIKNEWS.id, Makassar – Warga Perumahan BTN Sao Sarana Indah Jl. Mannuruki Kel. Sudiang Raya Kec. Biringkanaya Kota Makassar sangat resah dengan adanya pemasangan portal permanen yang diduga dilakukan oleh oknum di perumahan itu.

Dengan adanya Pemasangan portal permanen itu berimbas juga kepada warga sekitar karena saluran air pun ikut ditutup oleh pihak pemilik lahan Pesona Indah Sudiang Raya yang mengakibatkan setiap turun hujan, air pun menggenangi sejumlah rumah warga.

Bidik News menerima rilis pengakuan warga Kepada awak media, sebagaimana dimuat pada cybernews86.com, salah seorang warga mengatakan, “Saya sangat resah sekali karena satu kali saja turun hujan banjirmi,” Katanya yang tidak ingin disebutkan namanya.

Advertise

Baca Juga

Hal senada pun di ungkapkan oleh yang lainnya, “Kita disini tersiksa pak kalau hujan pasti banjir,” ucapnya.

Ketua RT 02 saat dikonfirmasi Ia mengatakan bahwa, sebenarnya bukan persoalan mereka melainkan maslaah RT 01 dengan pemilik tanah di belakang, dengan adanya penutupan itu imbasnya ke sebagian warga RT. 02. Karena baru baru beberapa saat hujan bisa mengakibatkan banjir.

“Saya menghimbau kepada RT 01 yang didepan supaya mengadakan pertemuan dengan yang punya tanah di belakang supaya ada kecocokan ada kesinkronan supaya bisa dibuka jalanan kembali karena itukan merugikan saya. Saya kan sudah jelaskan kepada mereka pak,apabila jalanan itu ditutup otomatis yang punya tanah juga tutup gotnya,” Tuturnya menjelaskan

Saya sudah sampaikan dan nabilang iya nanti dicarikan solusinya, saya bilang bukan persoalan nanti pak, ini persoalan sekarang jadi harus dipikirkan sekarang. Bukan apanya, airnya orang dari blok B 10 sampai blok B 11 bahkan airnya orang kampung lari kesitu semua,” Jelas Muh. Risal Ketua RT. 02.

Ditempat terpisah, Lurah Sudiang Raya saat dikonfirmasi tentang pemasangan portal itu mengatakan,

“Kami sementara mencari titik temunya antara pihak pengembang dan perumahan ini bisa bermufakat supaya bisa sama-sama di untungkan di pemanfaatan jalannya. Dulu itu ditutup namun Alhamdulillah tetap terbuka kembali pada saat mediasi pertama, cuman gak tau sekarang kenapa ada lagi penutupan gak tau bagaimana progresnya ke warga.” Kata Andi Wahyu Rasyid Asis dikutip dari cybernews86. (*)

Editor : Redaktur Bidik News